KabarinBekasi, CIKARANG BARAT- Warga penghuni perumahan Taman Aster, Cikarang Barat tetap dengan pendiriannya yakni menolak dengan tegas penggunaan akses jalan perumahan tersebut dilalui kendaraan proyek milik Developer PT Sayap Anugrah Mulia selaku pengembang perumahan Ciputra.
Warga Taman Aster, Joni mengatakan penolakan keras dirinya bersama warga penghuni lainnya terhadap penggunaan fasilitas jalan perumahan taman aster untuk lalu lalang kendaraan proyek perumahan Ciputra sangat merugikan kami semua karena perumahan taman aster sendiri sudah diserahkan kepada pemerintah daerah kabupaten bekasi.
“Seharusnya ketika Perumahan Taman Aster sudah diserahkan ke Pemkab Bekasi, tidak boleh lagi apa pun yang namanya fasilitas umum di kerjasamakan kepada pihak lain tanpa seijin Dinas terkait,” ujarnya kepada KabarinBekasi.com

Menurut Ia, Penolakan warga perumahan taman aster terhadap penggunaan jalan tanpa persetujuan resmi jelas sangat merugikan dan akan banyak dampak yang ditimbulkan dari penggunaan jalan perumahan oleh pengembang Ciputra diantaranya adalah kemacetan dan jalan rusak yang akan ditimbulkan lalu banjir.
“Kami sendiri tidak pernah diajak komunikasi bahkan sosialisasi akan penggunaan jalan. Bukannya Perumahan Taman Aster ini sudah diserahkan ke Pemkab Bekasi fasos dan fasumnya lalu atas dasar apa pemberian penggunaan jalan perumahan umtuk pengembang Ciputra,” beber dia
Tidak adanya komunikasi baik secara lisan maupun tulisan yang dilakukan pengembang Perumahan Taman Aster kepada penghuni perumahan taman aster, kata Joni sangat disesalkan sekali. “Kami menyesalkan tidak terbukanya pengembang perumahan yang kami tempati ini, jadi wajar kalau kami punya ke khawatiran akan dampak nya bagi kami selaku penghuni,” imbuhmya.
Semenjak aksi demo yang kemarin dilakukan didepan gerbang perumahan Taman Aster, Joni mengaku belom mendapat itikad baik dari developer PT Delta Kirana selaku pengembang perumahan taman aster. Bahkan surat yang dikirimkan warga pun tidak di jawab dan di gubris.
“Developer PT Delta Kirana Sudah Kami surati untuk meminta klarifikasi terkait penggunaan jalan perumahan Taman Aster dilalui angkutan proyek milik pengembang perumahan Ciputra. Namun, hingga saat ini tidak ada respon dan itikad nya kepada kami selaku penghuni,” tandas dia (kb)

