KabarinBekasi, CIKARANG BARAT-Aksi demo spontanitas warga Perumahan Taman Aster, Kelurahan Telaga Asih-Cikarang Barat yang menolak jalannya di pakai buat lalu lalang kendaraan proyek milik pengembang perumahan besar Ciputra direspon Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Telaga Asih Suherman yang mengatakan bahwa pengembang perumahan ciputra belum pernah mengajukan ijin kepada Kelurahan Telaga Asih.
“Memang sampai saat ini pengembang perumahan ciputra tidak ada ijinnya kepada kelurahan telaga asih.”ujarnya kepada awak media
Suherman menuturkan bahwa aksi spontanitas warga perumahan taman aster yang menggelar aksi demo ini tersiar kabar bahwa Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bakal lewat jalan telaga asih untuk menghadiri acara yang ada di wanajaya makanya warga berharap sang gubernur bisa menemui dan mencarikan solusinya.
“Karena ada kabar Pa Gubernur mau lewat jalan telaga asih ini makanya para warga penghuni perumahan taman aster spontanitas menggelar aksi ini agar pa kdm bisa menemui para warga yang menggelar aksi tersebut,” tuturnya

Suherman menjelaskan duduk persoalan di picu karena Laporan dari bawah seperti RT dan RW terkait ijin perumahan yang akan dibangun pengembang ciputra sendiri tidak pernah ada sama sekali begitu pula dengan kelurahan tidak ada komunikasinya. Bahkan lokasi perumahan yang bakal dibangun pengembang ciputra ini masuknya wilayah telaga murni dan udah beda wilayah dan jalam yang dipakai malah jalan masuk perumahan taman aster telaga asih.
“Tidak ada komunikasi dan sosialisasi bahkan perijinan sama sekali kepada rt dan rw hingga kelurahan yang notabene bertanggumg jawab terhadap keamanan wilayah,” tandas dia.
Senada disampaikan Budiartha selaku warga Taman Aster yang turut hadir di aksi demo warga yang menolak jalan perumahan taman aster di pakai buat keluar masuk kendaraan proyek.
“Kami menolak dengan keras dan tegas kehadiran pengembang perumahan Ciputra menggunakan akses jalan perumahan taman aster. Seharusnya Ciputra membangun jalan sendiri untuk kendaraan proyek miliknya bukan pakai akses jalan perumahan taman aster,” tegasnya
Budiarta menilai tindakan pengembang perumahan ciputra sangat merugikan warga masyarakat taman aster. Hal itu diungkapkanya karena pengembang ciputra tidak pernah sama sekali melakukan sosialisasi dan komunikasi ke pada para warga disini dan seenaknya memakai jalan warga yang mana perlu diketahui akses jalan taman aster ini kalau pagi kerap macet dan krodit buat aktivitas di pagi hari kalo lagi anter anak sekolah maupun berangkat kerja.
“Udah macet, ini pengembang perumahan sekelas ciputra malah make jalan perumahan taman aster. Apa itu ga bakalan bikin jalan disini makin krodit dan macetnnya parah.” Pungkas dia (kb)


