Perumda Tirta Bhagasasi Intensifkan Distribusi Air Bersih dan Perkuat Layanan di Tengah Musim Kemarau

Kabupaten Bekasi – Musim kemarau mulai dirasakan di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi. Debit air baku menurun, sejumlah kawasan mengalami kekeringan, dan kebutuhan air bersih masyarakat terus meningkat. Di tengah situasi tersebut, Perumda Tirta Bhagasasi memastikan pelayanan air bersih kepada pelanggan tetap berjalan sekaligus memperluas distribusi bantuan air bersih bagi warga terdampak.

Hingga awal Agustus, lebih dari 2,5 juta liter air bersih telah disalurkan ke berbagai wilayah yang mengalami kekeringan. Jumlah tersebut masih terus bertambah seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Distribusi dilakukan secara bertahap menggunakan armada mobil tangki berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan serta koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi, BPBD Kabupaten Bekasi, PMI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan berbagai unsur terkait lainnya.

Bagi Perumda Tirta Bhagasasi, setiap mobil tangki yang diberangkatkan bukan sekadar mengangkut air bersih. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar ketika musim kemarau memengaruhi ketersediaan air.

Debit Air Menurun, Proses Pengolahan Diperketat

Kemarau juga menghadirkan tantangan di balik layar pelayanan air bersih. Menurunnya debit air pada saluran air baku menyebabkan kualitas air mengalami perubahan, terutama meningkatnya tingkat kekeruhan akibat konsentrasi sedimen dan pencemar yang lebih tinggi.

Kondisi tersebut membuat proses pengolahan air harus dilakukan lebih intensif agar kualitas air yang disalurkan kepada pelanggan tetap memenuhi standar yang berlaku. Fenomena ini lazim terjadi pada sumber air permukaan yang mengalami penurunan debit selama musim kemarau, termasuk Saluran Tarum Barat (Kalimalang) yang menjadi salah satu sumber air baku utama bagi wilayah Bekasi.

Untuk menjaga kualitas layanan, Perumda Tirta Bhagasasi terus mengoptimalkan proses pengolahan, meningkatkan pemantauan kualitas air baku, serta melakukan berbagai penyesuaian operasional pada instalasi pengolahan air.

Armada Bertambah, Respons Darurat Semakin Cepat

Upaya memperkuat pelayanan juga mendapat dukungan melalui penambahan satu unit mobil tangki air yang merupakan hibah dari Bank BJB Cabang Bekasi melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Armada baru ini akan menambah kapasitas distribusi air bersih, terutama saat terjadi kondisi darurat seperti kekeringan, gangguan pelayanan, maupun kebutuhan sosial lainnya.

Perumda Tirta Bhagasasi menyampaikan apresiasi kepada Bank BJB Cabang Bekasi atas dukungan tersebut. Kolaborasi antara BUMD, dunia usaha, dan pemerintah dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat pelayanan publik kepada masyarakat.

Air Perpipaan Jadi Solusi Jangka Panjang

Pengalaman menghadapi musim kemarau kembali menunjukkan pentingnya akses air bersih yang andal. Karena itu, Perumda Tirta Bhagasasi terus mendorong perluasan jaringan pelayanan air perpipaan sebagai langkah memperkuat ketahanan air di Kabupaten Bekasi.

Melalui sistem pengolahan yang diawasi secara berkelanjutan dan jaringan distribusi yang terus dikembangkan, masyarakat memperoleh pasokan air yang memenuhi aspek kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Dibandingkan sumber air mandiri yang sangat bergantung pada kondisi musim, layanan air perpipaan memberikan kepastian pasokan yang lebih terukur.

Masyarakat yang telah berada dalam cakupan jaringan Perumda Tirta Bhagasasi diimbau memanfaatkan layanan sambungan rumah sebagai investasi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan air bersih keluarga. Informasi mengenai pemasangan sambungan baru dapat diperoleh melalui kantor cabang maupun kanal layanan resmi Perumda Tirta Bhagasasi. (adv)