Kabarinbekasi.com, Cikarang Pusat – Ketika pengaduan warga kini bisa disampaikan hanya lewat layar ponsel, kecepatan pemerintah merespons menjadi bagian penting dari kualitas pelayanan publik. Hal itu menjadi salah satu sorotan dalam Digital Komunikasi Festival (Digikomfest) 2026 yang digelar Diskominfosantik Kabupaten Bekasi di Aula KH. Noer Alie, Gedung Bupati Bekasi, Rabu, 16 September 2026.
Digikomfest 2026 memberikan penghargaan kepada perangkat daerah yang dinilai menonjol dalam digitalisasi, komunikasi publik, keamanan siber, pengelolaan pengaduan, media sosial, hingga keterbukaan informasi publik. Penghargaan ini sekaligus menjadi gambaran bahwa komunikasi pemerintah tidak lagi berhenti pada penyampaian informasi, tetapi juga bagaimana pemerintah hadir dan merespons kebutuhan masyarakat.
Dalam kategori Perangkat Daerah Paling Responsif terhadap Insiden Siber, BKPSDM Kabupaten Bekasi meraih Terbaik 1, disusul Bapenda Kabupaten Bekasi dan Disdukcapil Kabupaten Bekasi. Sementara pada kategori Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Terbaik Perangkat Daerah, posisi pertama diraih Disperkimtan, kemudian Dishub dan Satpol PP Kabupaten Bekasi.
Di tingkat kecamatan dan kelurahan, Kecamatan Cikarang Utara menjadi Terbaik 1 dalam pengelolaan pengaduan pelayanan publik, diikuti Kelurahan Setia Asih dan Kecamatan Tambun Selatan. Adapun kategori pengelola media sosial terbaik tingkat kecamatan dan kelurahan diraih Kelurahan Bahagia, Kecamatan Cibitung, dan Kecamatan Tambelang.
Untuk kategori Pengelola Media Sosial Terbaik Perangkat Daerah dan BUMD, Perumda Tirta Bhagasasi menempati posisi pertama, disusul Disnaker Kabupaten Bekasi dan RSUD Kabupaten Bekasi. Penghargaan ini menunjukkan semakin pentingnya media sosial pemerintah sebagai ruang komunikasi yang dekat dengan masyarakat, sekaligus kanal untuk menyampaikan informasi pelayanan secara cepat dan mudah dipahami.
Digikomfest juga memberikan penghargaan untuk kampanye Pariwara Anti Korupsi melalui berbagai kanal. Pada kategori On Ground Activation, Inspektorat Kabupaten Bekasi menjadi Terbaik 1, diikuti RSUD Cabangbungin dan Disdukcapil. Untuk media konvensional, posisi pertama diraih Disdukcapil, kemudian Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) serta RSUD Cabangbungin. Sedangkan kategori media digital menempatkan BPBD Kabupaten Bekasi sebagai Terbaik 1, disusul RSUD Kabupaten Bekasi dan Bappeda.
Sementara dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Pemkab Bekasi 2026, Bappeda memperoleh nilai tertinggi, yakni 95,45. Posisi berikutnya ditempati Diskominfosantik dengan nilai 95,16 dan Bapenda dengan nilai 94,23. Tujuh perangkat daerah lainnya yang masuk 10 besar adalah RSUD Cabangbungin (93,18), Dinas Perdagangan (91,98), DPMD (91,82), Disnaker (91,14), DP3A (90,91), Kecamatan Tambelang (90,91), serta DPMPTSP (90,68).
Deretan penghargaan tersebut memperlihatkan satu perubahan penting dalam pelayanan pemerintahan: warga semakin mudah mengakses informasi, menyampaikan aduan, dan berinteraksi dengan pemerintah melalui kanal digital. Tantangannya bukan lagi sekadar memiliki akun media sosial atau kanal pengaduan, tetapi memastikan kanal tersebut benar-benar dikelola dan menghasilkan respons yang dirasakan masyarakat. (bekasikab)

