KabarinBekasi, CIKARANG PUSAT– Pasca Libur cuti bersama yang diterapkan Pemerintah Pusat sekitar seminggu lebih, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi dr.Asep Surya Atmaja memimpin apel pagi jajaran ASN Pemkab Bekasi mulai dari Jajaran Sekda, Eselon II, III beserta staf yang kemudian dilanjutkan dengan salam salaman sebagai tanda saling memaafkan.
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja dalam apel paginya menyampaikan sejumlah pesan ke ASN setelah libur lebaran? Yang pertama, secara pribadi dan secara kedinasan, kita mohon maaf lahir dan batin ya.
“Karena hari ini adalah apel perdana, masuknya perdana ini hari ini. Yang kedua adalah, kita tahu kalau sekarang kan dampak dari timur tengah kan, kita akan paham lah, hampir semua negara terkena imbasnya dan mungkin Indonesia juga akan terkena.” Ungkap dia kepada awak media pasca gelaran apel di plaza Pemkab Bekasi, Senin (30/03).
Asep juga menyampaikan mengenai kondisi hari ini yang bisa dikatakan bahwa Kabupaten Bekasi harus bisa dalam keadaan baik-baik saja dan tetap stabil pelayanan ke masyarakat. Bagaimanapun caranya, dirinya segera panggil dinas penghasil untuk rapat pagi ini, apa saja yang memang harus potensi harus kita gali agar kita menutupi kekurangan-kekurangan.
“Kita tahu kalau kita ini kan ada potongan 649 miliar. Jadi kita juga nggak mau lah PPPK itu nantinya lepas kontrak, kita nggak mau. Kita pertahankan, PPPK nya kita pertahankan, makanya PPPK ya juga kerjanya harus maksimal.” Imbuhnya.
Pria yang tinggal di Sekitaran BCL ini mengajak kerja bareng-bareng di atas berjuang. Se-maksimal mungkin untuk mempertahankan. Melalui apa? PAD-nya kita tekan terus.
“Bukannya kita kejam, tapi kita pengen tahu. Misalnya dinas DLH ada berapa UPTD, berhasilnya berapa, caranya kayak gimana.”beber dia
Selain itu bagaimana dengan kinerja Dinas pasar, retribusinya gimana, WC-nya gimana. Kan ada bayar WC, bayar parking segala macam. Bahkan potensinya kita ingin, begitu juga dengan Pajak air tanah, Satgasnya harus kita percepat. Jadi potensinya harus kita gali, agar nanti kita tidak ada pengurangan PPPK.”lanjutnya.
Untuk dampak Ke masyarakat, mungkin kita pahami bagaimana kondisi saat ini soal dampak global sol BBM, ke masyarakat Kabupaten Bekasi yang secara umum, apa sifatnya? Dirinya selaku Plt Bupati Bekasi, menyarankan, sekarang kita ini dampaknya ini memang belum terlihat.”
“Karena harganya pun kita belum naik signifikan dari bahan bakar. Tapi gimana caranya agar untuk masyarakat tidak riuh. Karena ada peran pemerintah, pemerintah hadir dalam hal ini, ya pom jangan sampai kosong, terus jangan sampai ada pengantrian.”ujarnyq
Maka secara Otomatis kondisi Kabupaten Bekasi hari ini, di4ikuw panggil dinas-dinas terkait, dalam artinya maintenance, gimana nanti terkait regulasi yang ada, Bekasi gimana, apakah nanti dinas-dinas langsung kayak dinas perdagangan, kita lihat harga pokoknya berapa, terus dinas lain kita lihat
“Petaminanya kayak gimana. Jangan sampai ada gejolak-gejolak yang mengkhawatirkan masyarakat.,” pungjas dia.(kb)


