KabarinBekasi, CIKARANG PUSAT- Kinerja Dinas Perhubungan Kab Bekasi khusus di bidang Penerangan Jalan Umum (PJU) mendapat sorotan tajam dari Wakil Ketua DPRD Kab Bekasi. Hal tersebut dipicu lantaran banyaknya PJU di sepanjang jalan negara, propinsi atau Kab Bekasi yang menjadi kewenangan Dishub Kab Bekasi banyak yang mati (tidak menyala).
“Jangan bicara soal anggaran mulu, buktikan aja kinerjanya dulu. PJU ini kerap mendapat keluhan dari masyarakat baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat yang mendapati PJU pada mati.”ungkap Usup Supriatna kepada KabarinBekasi.com, Senin (10/11).
Menurut Usup, seharusnya mengenai PJU ini, Dishub Kab Bekasi jangan dulu berkait dengan anggaran tetapi bicara dulu tentang tanggung jawab dari Dishub Kab Bekasi soal masalah PJU yang mati disepanjang jalan negara, propinsi maupun jalan Kabupaten Bekasi.
Masalah PJU kita minta pertanggung jawaban dulu dari dinas terkait (Dishub red) terhadap keluhan masyarakat yang komplain terhadap buruknya layanan dimana sepanjang jalan banyak PJU yang tidak menyala,” ujarnya.
Pria yang juga menjabat Sekretaris DPD PDI P Kab Bekasi ini menanyakan langsung soal kemauan dan tekad dari Dishub Kab Bekaso untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan yang kerap mengeluhkan PJU banyak yang mati (tidak menyala).
“Komplain soal lampu PJU ini kerap disampaikan kepada kami (anggota DPRD-red) pada saat rapat ataupun melalui surat yang meminta kepada kami untuk menerangi jalan jalan di kab bekasi,” imbuhnya.
Terkait permintaan tambahan anggaran yang dinilai masih belum begitu memadai, pria yang tinggal di wilayah serang baru ini minta soal itu bisa di realisasikan tetapi yang sekarang ini bagaimana kinerjanya dulu dalam melayani masyarakat agar jalan jalan terang mulai di perkotaan pinggiran hingga pedalaman desa.
“Buat apa kita kasih anggaran besar sementara perawatan PJU sendiri tidak pernah ada. Lampu PjU yang mati masih dibiarkan begitu tanpa di cek kondisinya oleh petugas Dishub.” Papar dia
Di perlukan By data berapa sih jumlah lampu PJU yang mati saat ini, kemudian bagaimana pengawasan dan perawatan dilapangan lampu tersebut. Sementara di buku laporan tiap tahunnya kewajiban membayar ke PLN atas tagihan PJU terus jalan, jangan karena lampu pada mati terus bilangnya anggaran minim,” lanjut dia.
Usup menambahkan dirinya melihat dan menyaksikan langsung lampu PJU disepanjang jalan yang pada mati. Kendati demikian dirinya belum memahami seperti apa pengawasan dan perawatan lampu PJU tersebut dan peralihan nya seperti apa dari dinas terkait sebelum di kelola Dishub Kab Bekasi.
“Sekarang ini ada baiknya Dishub melakukan Evaluasi menyeluruh aja dulu untuk memeriksa langsung dan mencatatkan jumlah PJU yang tidak menyala atau sudah rusak sehingga tidak bisa terpakai lagi. Jadi, apa apa jangan bicara anggaran mulu dan pada saat rapat membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dirinya mempertegas tolong agar Dishub Kab Bekasi turun lapangan karena tiap tahunnya PJU ini dibayarkan listriknya ,” tandas dia. (kb)

