KabarinBekasi.com, Cikarang Pusat – Jalan Inspeksi Kalimalang perlahan meninggalkan citra sebagai ruas yang kerap dikeluhkan pengguna jalan. Setelah lebih dari Rp100 miliar digelontorkan Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam dua tahun terakhir, tingkat kemantapan jalan tersebut kini mencapai sekitar 85 persen.
Namun pekerjaan belum berhenti. Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) masih melanjutkan pemeliharaan di sejumlah titik untuk menjaga kondisi jalan tetap layak digunakan.
Tahun ini, tiga ruas menjadi prioritas. Ketiganya adalah ruas perbatasan Kota Bekasi–Cibitung, Tegalgede–Tegaldanas, serta Tegaldanas–perbatasan Kabupaten Karawang.
Kabid Pembangunan Jalan Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi, Dede Chairul, mengatakan ketiga ruas tersebut diprioritaskan karena arus kendaraan, baik roda dua maupun kendaraan besar, belum terlalu padat.
“Ini yang menjadi prioritas pemeliharaan jalan di tahun ini,” kata Dede, Kamis, 4 Juni 2026.
Menurut Dede, perbaikan yang dilakukan selama dua tahun terakhir mulai memberikan dampak bagi masyarakat. Pengguna jalan kini dapat merasakan kondisi ruas yang lebih baik, sementara pemerintah berupaya memastikan kualitas jalan tidak kembali menurun.
“Saat ini, kondisi kemantapan jalannya sekitar 85 persen baik. Jadi, hanya butuh pemeliharaan jalan dan fasilitas pelengkap jalan,” ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, pekerjaan tahun ini tidak hanya berfokus pada badan jalan. Pemerintah Kabupaten Bekasi juga menyiapkan pembangunan median di Jalan Inspeksi Kalimalang, khususnya di wilayah Tambun Selatan.
Pembangunan median itu sebelumnya terkendala persoalan pembebasan lahan. Dinas SDABMBK akan kembali berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi untuk melanjutkan pekerjaan tersebut.
Bagi masyarakat yang setiap hari melintasi Kalimalang, pemeliharaan ini bukan sekadar soal aspal yang mulus. Jalan yang terawat berarti perjalanan yang lebih nyaman, mobilitas yang lebih lancar, sekaligus infrastruktur yang diharapkan mampu menunjang aktivitas warga dan perekonomian di sepanjang koridor Kalimalang. (adv)

