Progres Perbaikan Sapras Stadion Wibawa Mukti Capai 70 Persen, Iman Nugraha: Fasilitas Di Upgrade 

KabarinBekasi, CIKARANG TIMUR– Proyek renovasi Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga awal Juni 2026, progres pekerjaan telah mencapai 70 persen dan ditargetkan rampung pada September 2026.

Renovasi stadion yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Bekasi tersebut dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan nilai anggaran mencapai Rp40,77 miliar. Proyek ini dimulai sejak November 2025 sebagai respons atas kerusakan berat yang terjadi akibat terjangan angin kencang pada Oktober 2024 lalu.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, mengatakan bahwa proses renovasi tidak hanya berfokus pada perbaikan atap yang rusak, tetapi juga mencakup peningkatan berbagai fasilitas penunjang stadion agar lebih aman, nyaman, dan memenuhi standar penyelenggaraan olahraga profesional.

“Selain pembangunan atap dengan konstruksi yang lebih kuat dan tahan terhadap cuaca ekstrem, pekerjaan juga meliputi pembaruan sistem kelistrikan, sirkulasi udara, penyediaan air bersih, serta mekanikal elektrikal,” ujarnya, Kamis (10/6/2026).

Memasuki pekan ke-26 pelaksanaan proyek, sejumlah pekerjaan utama telah berhasil diselesaikan. Renovasi atap tribun sisi barat telah rampung, termasuk pemasangan Aluminium Composite Panel (ACP) sebagai pelapis dekoratif bangunan. Sementara itu, pekerjaan Mekanikal Elektrikal dan Plumbing (MEP) telah mencapai progres sekitar 84 persen.

Adapun beberapa pekerjaan lanjutan yang masih akan diselesaikan meliputi perbaikan atap tribun timur, pemasangan sistem penangkal petir, rehabilitasi lintasan lari (rubber track), serta pembenahan fasilitas sanitasi stadion.

Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Disbudpora terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan proyek berjalan sesuai target. Dukungan kondisi cuaca yang relatif baik selama beberapa bulan terakhir juga turut membantu percepatan pekerjaan di lapangan.

Kepala UPTD Stadion Wibawa Mukti, Mirza Swandaru Riyatno, menjelaskan bahwa keterlibatan Kementerian PU membuat pekerjaan berkembang menjadi renovasi menyeluruh, bukan sekadar memperbaiki bagian yang mengalami kerusakan.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi investasi jangka panjang untuk menjaga kualitas stadion sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bekasi sebagai salah satu pusat kegiatan olahraga di Jawa Barat.

Setelah seluruh proses renovasi selesai, Stadion Wibawa Mukti direncanakan kembali dibuka untuk berbagai kegiatan olahraga, mulai dari kompetisi profesional, pembinaan atlet daerah, hingga aktivitas masyarakat umum seperti jogging dan olahraga rekreasi.

Dengan progres yang terus berjalan sesuai target, Stadion Wibawa Mukti diharapkan dapat kembali hadir sebagai fasilitas olahraga representatif yang mampu mendukung prestasi atlet sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Bekasi. (kb)