1500 Perenang Unjuk Gigi Berebut Piala KONI Kabupaten Bekasi

KabarinBekasi, CIKARANG TIMUR- Riuh tepuk tangan dan percikan air memenuhi Aquatic Center Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Minggu (26/7) pagi. Tercatat sebanyak 1.500 atlet renang dari berbagai daerah unjuk kemampuan dalam Kejuaraan Renang Antar Pelajar dan Perkumpulan Piala KONI Kabupaten Bekasi 2026. Membludaknya jumlah peserta menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat terhadap cabang olahraga renang sekaligus mempertegas besarnya potensi atlet muda di Kabupaten Bekasi.

Mengusung tema “Di Air, Bersatu untuk Kabupaten Bekasi Bangkit, Maju, Sejahtera dan Bekasi Berprestasi”, kejuaraan tersebut menjadi salah satu event renang terbesar yang pernah digelar di Bumi Swatantra Wibawa Mukti. Ajang ini juga diproyeksikan sebagai wadah pembinaan atlet usia dini menuju level provinsi, nasional hingga internasional.

Humas Akuatik Kabupaten Bekasi yang juga Wakil Ketua Umum Bidang Humas KONI Kabupaten Bekasi, Ewwy Widiansyah, mengatakan persiapan penyelenggaraan hanya memakan waktu sekitar satu bulan. Meski demikian, jumlah peserta yang mendaftar jauh melampaui ekspektasi panitia.

“Antusiasme peserta sangat luar biasa. Atlet yang datang bukan hanya dari Bekasi, tetapi juga dari berbagai daerah. Seluruh perlombaan diselesaikan dalam satu hari dengan sistem langsung final,” ujar Ewwy Widiansyah kepada awak media yang hadir meliput

Menurut Ewwy, kejuaraan yang rutin digelar tiga kali dalam setahun itu bukan sekadar ajang perebutan gelar juara. Lebih dari itu, kompetisi tersebut merupakan bagian dari sistem pembinaan atlet usia dini yang terus dijalankan KONI Kabupaten Bekasi.

“Kejuaraan ini menjadi wadah resmi untuk menjaring bibit atlet berbakat. Atlet yang sudah pernah juara tetap kami beri kesempatan bertanding agar kemampuan mereka terus berkembang. Mereka yang berprestasi nantinya akan masuk dalam pembinaan berjenjang,” kata dia.

Pria yang akrab di panggil abah ini berharap tingginya animo masyarakat terhadap olahraga renang diikuti dengan dukungan lebih besar dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, baik melalui pembinaan, penguatan anggaran, maupun peningkatan sarana dan prasarana olahraga.

“Potensi atlet renang Kabupaten Bekasi sangat besar dan harus dijaga melalui pembinaan yang berkesinambungan agar mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional hingga internasional,” tegasnya.

Pada kejuaraan tersebut, panitia mempertandingkan dua kategori utama, yakni Fun Games Fins Swimming dan Kategori Prestasi. Nomor yang diperlombakan meliputi gaya bebas, dada, punggung, kupu-kupu, hingga renang menggunakan sirip (fins swimming) dengan berbagai jarak.

Peserta dibagi ke dalam sejumlah kelompok umur, mulai usia dini hingga remaja berdasarkan tahun kelahiran per 1 Januari 2026. Sistem tersebut diterapkan untuk menjamin persaingan yang adil sekaligus memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh atlet.

Keberhasilan penyelenggaraan kejuaraan ini menjadi bukti olahraga renang semakin mendapat tempat di hati masyarakat. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi pembinaan, dukungan pemerintah, serta keberlanjutan kompetisi agar semakin banyak atlet Kabupaten Bekasi mampu mengukir prestasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. (kb)