KabarinBekasi, CIKARANG PUSAT-Warga di dua desa yakni Pasirranji dan Sukamahi keluhkan buruknya pelayanan air bersih dari perusahaan plat merah milik Pemkab Bekasi yakni Perumda Tirta Bhagasasi yang sudah 3 bulan tidak keluar air sama sekali.
Keluhan tersebut disampaikan dengan nada yang tegas oleh seorang warga, Juhayat Priatna warga Kp. Cimahi Kavling, Dusun III, (RT.001/006, RT.002/006, RT.003/007, RT.001/007), Pasirranji, Kecamatan Cikarang Pusat yang notabene menggunakan air PAM untuk kebutuhan sehari hari. Persoalan air bersih yang tidak mengalir selama 3 bulan ini merupakan persoalan yang harus disikapi manajemen Perumda Tirta Bhagasasi, kenapa tidak ada tindakan yang dilakukan sampai air tidak lagi keluar dari kran.
“Kami membayar air PAM bukan mendapat secara gratis, udah 5 bulan supply air tidak normal, lebih parahnya lagi 3 bulan terakhir ini air tidak lagi keluar, kami Masyarakat Cimahi sudah menyampaikan keluhan, sementara dari pihak Perumda tidak ada tindakan,” ujar dia kepada kabarinBekasi.com
Menurut dia, tidak keluarnya air pam selama 3 bulan ini tentu mengundang pertanyaan juga bagi nya yang notabene selaku pelanggan air Perumda Tirta Bhagasasi? Harusnya pihak perumda tirta bhagasasi memberikan penjelasan secara terbuka kepada para pelanggannya terkait permasalahan ini, dan sekaligus memberikan Solusi terbaik agar Masyarakat bisa mendapatkan supply air secara maksimal, mengingat Air merupakan kebutuhan yang sangat krusial.
“Kalau memang terjadi masalah teknis berupa adanya perbaikan jaringan ya pihak perumda harus menyampaikan kepada kami selaku pelanggan bukan diam begitu saja. Kalau begini pelayanan air bersih yang diberikan BUMD plat merah milik Pemkab Bekasi patut di pertanyakam juga kinerjanya,” ujar dia.
Jangan biarkan masyarakat yang selama ini menjadi pelanggan kecewa terhadap pelayanan Perumda Tirta Bhagasasi. Masyarakat memenuhi kewajibanya dengan membayar tagihan yang di tarik tiap bulannya, namun kualitan pelayanan air bersih tidak sesuai apa yang dirasakan sebagaimana mestinya,” sambung dia.
Juhayat berharap air bisa mengalir lagi dengan normal dan lancar tanpa hambatan seperti biasanya, warga sangat membuthkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, terlebih di musim kemarau saat ini.
“Pemkab bekasi harus melakukan evaluasi terhadap.kinerja pelayaan Perusahan air bersih milik BUMD Nya. Jangan gara gara pelayanan air bersih yang 3 bulan tidak mengalir ini membuat kepercayaan kepada pemkab bekasi menurun,” pungkas dia (kb)

