Tampik Isu Majunya dr.Asep Surya Atmaja Di Musda Golkar Mendatang, Budiarta: Tegaskan Tidak Benar

⁰KabarinBekasi, CIKARANG UTARA– Rumor bakal majunya Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kab Bekasi di bulan mei-juni 2026 mendatang di tampik langsung Budiarta.

Pria yang pernah menjabat Wakil Ketua DPD Partai Golkar di Era Kepemimpinan Neneng Hasanah Yasin ini mengatakan bahwa rumor tersebut sangat tidak benar sama sekali. Hal tersebut diungkapkannya dalam jumpa pers yang digelar di rumah joglo kawasan botani, Jababeka. Minggu (12/04).

“Saya atas se ijin Plt Bupati Bekasi dr.Asep dan Ketua DPD Golkar Marjuki dalam konferensi Pers ini ingin mempertegas dan menampik isu dan rumor akan majunya beliau dalam Musda Golkar mendatang,” ungkapnya.

Menurutnya, status politik dr. Asep Surya Atmaja saat ini adalah kader partai buruh. Maka dari itu perlu diluruskan terhadap opini yang berkembang di masyarakat agar tidak menjadi isu liar.

“Saya tegaskan bahwa dr. Asep Surya Atmaja, yang saat ini menjabat sebagai Plt Bupati Bekasi, adalah kader Partai Buruh. Jadi tidak benar jika beliau dikaitkan dengan pencalonan internal”ujarnya

Budiarta menjamin bahwa selama ini dr. Asep Surya Atmaja sangat menghormati kedaulatan partai lain. Ia menepis tudingan adanya intervensi atau upaya “cawe-cawe” dari pihak Plt Bupati terhadap urusan rumah tangga Partai Golkar.

“Beliau tidak pernah mencampuri internal Partai Golkar, apalagi sampai cawe-cawe. Hubungan komunikasi berjalan sangat baik dan profesional,” imbuhnya.

Budiarta juga menambahkan bahwa langkah klarifikasi ini diambil setelah dirinya menjalin komunikasi dan di izinkan langsung oleh dr. Asep Surya Atmaja serta Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi, H. Akhmad Marjuki.

Hal ini dilakukan agar dinamika politik menjelang pemilihan ketua dpd partai golkar tetap kondusif. Klarifikasi ini kami sampaikan agar isu tersebut tidak terus ‘digoreng’ oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan tidak menyebarkan berita hoaxs demi kepentingan tertentu.

“Kami ingin memastikan kader dan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat,”pungkasnya.(kb)