KabarinBekasi, CIKARANG SELATAN– Pembangunan gedung milik Pemerintah Daerah ( Pemda) Kabupaten Bekasi yang di lelang Dinas Cipta Karya Dan Tata Ruang (DCKTR) Kabupaten Bekasi sesuai usulan yang dimasukan dalam APBD yang kemudian di kerjakan pemborong selalu saja di temukan demgan kondisi yang tidak sesuai dengan anggaran yang dialokasikan mulai adanya tembok yang retak, lalu pemadatan lapangan yang kurang sehingga aspal terkeluoas.
Salah satu staff di salah satu UPTD PPA yang namanya engan disebutkan bahwa kondisi sekeliling lapangan baru selesai di kerjakan bulan desember 2025 bertepatan saat peresmian bangunan kantor Uptd PPA oleh Plt Bupati Bekasi dihadiri langsung Menteri PPA.
“Aspalnya pada rontok setelah giat peresmian, ya kira kira bulan januari lah. Tapi ini katanya masih menjadi tanggung jawab pemborong.”ungkap dia kepada KabarinBekasi.com
Menurut ia, aspal aspal yang mengelupas ini pada saat pengerjaan dan pemadatan lahan lapangan sekeliling bangunan oleh pemborong tidak di awasi langsung dari orang dinas terkait. Jadi, pada proses pengerjaan pemadatan lahan kantor Uptd seluas 5000 meter ini berjalan seperti apa adanya.
“Kita juga kurang tahu kenapa tiba tiba aspal yang mengelilingi kantor ini pada hancur dan mengelupas,” herannya.
Info yang didapatkan katanya masih ada garansi dari pemborong 6 bulan kedepan sejak di kerjakan sampai akhir desember 2025. Tetapi kalo melihat kondisi aspal yang pada bercampur dengan tanah liat gini bisa bikin areal lapangan parkir mirip kantor masih di awal pembangunan.
Pantauan KabarinBekasi dilapangan yang melihat langsung kondisi bangunan yang mulai ada retakan, kemudian aspal disekeliling kantor Uptd PPA sangat memprihatinkan.
“Seharusnua fasilitas milik negara yang dibangun melalui APBD Kab Bekasi yang bersumber dari pajak masyarakat bisa bertahan lama tanpa cacat, ini hasilnya malah hancur hancuran berati pengerjaan bisa dibilang asal asalan.(kb)


