KabarinBekasi, TAMBUN SELATAN- UPTD Pengelolaan dan Pembinaan Pasar Wilayah I (Dinas Perdagangan) Kabupaten Bekasi menggandeng Badan Usaha Milik Negara yang dalam hal ini Bank BRI. <span;>Adapun tujuannya tak lain untuk mendukung dan meningkatkan UMKM Mikro (Pedagang) maupun pengusaha mikro yang berada dalam UPTD Pengelolaan dan Pembinaan Pasar Wilayah I ini.
Komaryati Diat Anggerawati
Selaku Regional Micro Banking Head Jakarta 2 dan Bapak Rizki Yoga M selaku Micro Ecosystems 1 Departement Head mengatakan bahwasanya Program Bank BRI di tahun 2025 ini adalah kembali ke Rumah. Apa itu kembali ke rumah ? salah satunya mengena sampai dengan ke Desa-desa dan Pasar Tradisional.
Kepala UPTD Wilayah I pada Dinas Perdagangan, Theo Ary Wibowo menyampaikan bahwa program kerjasama yang di helat BUMN yakni Bank BRi yang memiliki program yg baik dan positif. Kami Pemerintah Daerah dalam hal ini mendukung agar pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi lebih berkembang dan maju dari sebelumnya.
“Saya mengapresiasi langkah yang dilakukan Bank BRI selaku BUMN, dalam mendukung keberadaan pelaku UMKM Micro dalam hal ini (pedagang-red). Contohnya adalah asuransi yang baru di ketahui pedagang itu salah satunya asuransi jiwa dan tempat, dimana kalau ada kecelakaan tempat/kios ataupun grobak, itu bisa di klaim oleh pedagang tersebut (selama 3 hari masa kerja) dengan angsuran Rp. 40.000/tahun,” ungkapnya kepada KabarinBekasi.com, Jumat (7/02/2025).
Tentunya program yang diberikan dari Bank BRI disambut langsung oleh para pedagang yang sudah berjualan dengan memiliki kios di pasar tambun ini sangat terhibur akan penyampaian informasi soal asuransi yang di tawarkan salah satu adanya klaim apabila terjadi musibah.
“Ketika para pedagang ini dikumpulkan dalam rangka silaturahim bersama jajaran pihak UPTD Wilayah I Pasar Tambun bersama bank BRI mendapatkan sambutan hangat. Pasal nya tawaran program asuransi senilai 40 ribu/ pertahun per kiosnya menjadi sesuatu yang sudah lama ditunggu tunggu.”pungkas dia (kb)


